Sabtu, 31 Maret 2012

Langkah-Langkah Persiapan Untuk Berpidato



 Berpidato atau berbicara didepan khalayak umum bukanlah hal yang mudah, tidak semua orang bisa melakukannya dengan baik. Tidak sedikit orang yang mengalami demam panggung, merasa grogi dan gugup ketika dihadapkan harus berbicara didepan umum.
Maka itu, untuk berbicara didepan umum diperlukan latihan dan praktek terus-menerus agar  semakin mahir dan terbiasa, sehingga tidak akan mengalami masalah.

Berpidato berarti menyampaikan sesuatu secara lisan kepada audiens. Pidato memiliki unsur-unsur berupa intonasi, bahasa tubuh, dan mimik muka. Isi pidato yang disampaikan dapat berupa penyampaian informasi, membujuk atau menghibur audiens.
Ada beberapa poin dalam berpidato yang harus diketahui oleh setiap orang yang akan melakukan pidato. Dan poin-poin tersebut tidak bisa dipisahkan dari satu dengan yang lainnya. Secara umum ada 3 poin yang harus menyatu, poin-poin tersebut antara lain yang pertama Pendahuluan, dimana dianya berisi uraian untuk mempersiapkan adiens berupa sapaan salam , ucapan syukur, ucapan terima kasih, latar belakang masalah, dan tujuan. 

Poin kedua adalah isi yang berupa gagasan pokok yang hendak disampaikan. Dan poin yang ketiga adalah penutup, dimana berisi simpulan, ajakan, harapan, permohonan maaf, dan salam penutup.

Kemampuan-kemampuan yang harus dikuasai dalam melakukan pidato:
 
- Mampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar.
- Menguasai bahasa dengan baik dan benar.
- Berani tampil di depan umum.

Tips dan Langkah-langkah persiapan sebelum belakukan pidato:
 
- Merumuskan materi
pokok yang akan dipidatokan
- Mengumpulkan bahan
- Menyeleksi materi
- Memahami materi

Metode-metode Pidato:
 
- Pidato ekstemporan yaitu metode pidato yang terlebih dahulu menuliskan pokok-pokok pikiran yang kemudian dikembangan kembali dengan kata-katanya sendiri.

- Pidato impromtu, yaitu metode pidato spontan atau pidato serta merta. Biasanya pidato ini disampaikan tanpa persiapan sama sekali (Umumnya metode ini dilakukan oleh seseorang yang ahli dan terbiasa melakukan podato, bagi yang baru jangan mencoba-coa metode ini).

- Pidato manuskrip, yaitu metode pidato dengan cara membacakan naskah.
- Pidato menghapal, yaitu metode pidato yang dilakukan dengan menghapalkan nasakah pidato kata demi kata, kemudian disampaikan kembali sesuai dengan materi ya.ng dihapalkan itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar