Pidato adalah suatu ucapan
dengan susunan kata-kata yang
baik dan teratur untuk
disampaikan kepada orang banyak. Contoh-contoh pidato antara
lain seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato
pembangkit semangat, pidato
perpisahan, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya.
Pidato yang baik biasanya dapat memberikan suatu
kesan positif bagi orang-orang yang mendengarnya. Kemampuan seseorang
dalam berpidato di depan publik / umum seringkali kali juga dapat membantu untuk mencapai jenjang karir
yang baik.
Dalam berpidato umumnya melakukan beberapa
hal. Antaranya, mempengaruhi
orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela, memberi suatu pemahaman atau informasi
pada orang lain, dan membuat
orang lain senang atau terhibur
sehingga mereka merasa puas yang kita sampaikan.
Berdasarkan pada sifat dari
isi pidato, pidato dapat dibedakan menjadi, pidato pembukaan,
yaitu pidato singkat yang
dibawakan oleh pembaca acara atau mc, pidato pengarahan,
yaitu pidato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan, pidato sambutan, yaitu pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan
atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu
yang terbatas secara bergantian, pidato
peresmian, yaitu pidato yang dilakukan oleh orang yang
berpengaruh untuk meresmikan sesuatu, pidato laporan,
yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan, dan pidato pertanggungjawaban, yakni pidato yang
berisi suatu laporan pertanggungjawaban.
Metode Pidato juga ada bermacam-macam. Setidaknya secara garis
besar ada empat macam.1. Metode impromtu.(serta merta), yaitu Berpidato berdasarkan pengetahuan
dan kemahiran tanpa persiapan sama sekali. 2. Metode ekstemporan (tanpa
persiapan naskah) tapi berpidato
dengan membaca catatan-catatan penting. 3. Metode menghafal, yakni berpidato dengan membacakan naskah dihafalkan yang telah
disusun terlebih dahulu. 4.
Metode naskah, yakni berpidato
dengan cara melihat naskah dan dibaca.
Persiapan Pidato. Sebelum memberikan pidato di
depan umum, ada baiknya untuk melakukan persiapan terlebih dahlu antaranya seperti berikut
ini : Pertama-tama mencari tahu wawasan
pendengar pidato secara umum, kemudian
mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan, menyusun kata-kata yang mudah
dipahami dan dimengerti, mengetahui
jenis pidato dan tema acara, serta menyiapkan
bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.
Kerangka Susunan Pidato.
Skema susunan suatu pidato
yang baik meliputi, pembukaan
dengan salam pembuka , pendahuluan
yang sedikit menggambarkan isi, isi
atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana,
langkah, dll. Kemudian diakhiri
dengan penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll). Demikian Semoga bermanfaat!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar